MAKALAH
KOMPONEN KOMUNIKASI
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Etika Komunikasi
Dosen pengampu: Romadon S.Pd
Disusun Oleh:
ISTI RAHMA WANTI
13108820001
PRODI PKN
FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM BALITAR BLITAR
April 2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan YME karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi, penulisan maupun kata-kata yang digunakan. Oleh karena itu, segala keritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan makalah ini selanjutnya, akan saya terima dengan senang hati. Srmoga informasi yang ada dalam makalah ini dapat bermanfaat dengan baik.
Blitar,April 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ���������������������������1
DAFTAR ISI ������������������������������..2
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ���������������������������3
B. Rumusan Masalah �������������������������...3
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Komponen ������������������������.4
B. Pengertian Komunikasi �����������������������...4
C. Pengertian Komponen Komunikasi �������������������5
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ����������������������������.9
DAFTAR PUSTAKA ��������������������������..10
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sebagai makhluk sosial manusia senantiasa selalu ingin berhubungan dengan manusia lainnya. Ia ingin mengetahui lingkungan sekitarnya, bahkan ingin mengetahui apa yang terjadi dalam dirinya. Rasa ingin tahu ini memaksa manusia perlu berkomunikasi. Dalam hidup bermasyarakat, orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan orang lain niscaya akan terisolasi dari masyarakatnya.
Bnayak pakar yang menilai bahwa komunikasi adalah suatu kebutuhan yang sangat fundamental bagi seseorang dalam kehidupan bermasyarakat. Professor Wilbur Schramm menyebutkan bahwa komunikasi dan masyarakat adalah dua kata kembar yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Sebab tanpa komunikasi masyarakat tidak akan terbentuk, sebaliknya tanpa masyarakat maka manusia tidak mungkin dapat mengembangkan komunikasi (Schramm dalam Hafited Cangara; 1982).
Apa yang mendorong manusia sehingga ingin berkomunikasi dengan manusia lainnya. Teori dasar biologi menyebutkan adanya dua kebutuhan, yakni kebutuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan kebutuhan untuk meneyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Dalam sebuah proses komunikasi, ada sesuatu yang tidak bisa terlepas dari proses komunikasi itu sendiri itulah yang disebut komponen komunikasi. Dimana komponen komuniasi sangat menunjang agar komunikasi berjalan dengan efektif.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan komponen ?
2. Apa yang dimaksud dengan komunikasi ?
3. Apa pengertian komponen komunikasi ?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Komponen
Istilah komponen sering disebut dengan berbagai istilah. Ada yang menyebut dengan istilah unsur, bagian, dan elemen.
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, komponen berarti bagian yang merupakan seutuh. Sedang yang dimaksud unsur, berarti bagian yang penting dalam suatu hal. Dengan demikian yang dimaksud dengan komponen atau unsur ialah bagian dari keseluruhan dalam sesuatu hal.
Jadi, komponen merupakan sesuatu yang mutlak harus ada dalam proses komunikasi agar kemunikasi berjalan dengan efektif.
B. Pengertian Komunikasi
Istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata communicare, yang berarti sama. Jadi, apabila kita akan mengadakan komunikasi dengan pihak lain, maka kita harus menentukan terlebih dahulu suatu sasaran sebagai dasar untuk memperoleh pengertian yang sama.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.
Murpy (1957:5) mengatakan, �Communication is the whole process used in reaching other minds.� (komunikasi adalah seluruh proses yang diperlukan untuk mencapai pikiran-pikiran yang dimaksud oleh orang lain).
Harwood (1953:74) mengatakan, bahwa �Communication is more technically defined as a process for conduction the memories� (secara teknis komunikasi didefinisikan sebagai proses untuk membangkitkan perhatian orang lain yang bertujuan untuk menjalin kembali ingatan-ingatan).
Dapat diambil kesimpulan, bahwa komunikasi adalah proses kegiatan pengoperan/penyampaian warta/berita/informasi yang mengandung arti dari satu pihak (seseorang atau tempat) kepada pihak (seseorang atau tempat) lain, dalam usaha mendapatkan saling pengertian.
C. Komponen Komunikasi
Menurut Wwilbur Schramm, dalam suatu proses komunikasi paling sedikit harus terdiri dari 3 komponen yaitu:
� Sumber
� Pesan
� Penerima
Sementara menurut Harold Lasswell, komponen-komponen komunikasi dan proses komunikasi dalam suatu kalimat tanya:
Who says what in which channel to whom with what effect.
Berdasarkan pada formula Lasswell di atas, maka komponen komunikasinya adalah:
| sumber | = | who |
| pesan | = | says what |
| saluran | = | in which channel |
| penerima | = | to whom |
| efek | = | with what effect |
Secara umum komponen-komponen komunikasi adalah sebagai berikut:
1. Sumber (source)
Adalah seorang atau organisasi/lembaga yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau memutuskan untuk berkomunikasi dengan menyampaikan informasi, gagasan, sikap dan perasaannya kepada orang lain.
2. Pesan (message)
Merupakan seperangkat lambang bermakna yang disampaikan oleh komunikator. Menurut CS. Pierce, tanda-tanda dapat digolongkan menjadi tiga kelompok yaitu: ikon, indeks dan simbol atau lambing.
� Ikon adalah tanda yang memiliki kesamaan dengan objek yang digambarkan.
� Indeks adalah tanda-tanda yang memiliki hubungan langsung dengan keberadaan realitas atau objek yang ditunjuknya.
� Sedang simbol merupakan tanda yang hubungannya dengan realitas yang diungkapkan tidak dekat, melainkan berdasarkan kesepakatan masyarakat dan budaya yang menggunakannya.
3. Saluran Komunikasi (channel/media)
Merupakan alat atau sarana untuk menyampaikan pesan dari sumber kepada penerima. Lambang/simbol merupakan media primer dalam komunikasi. Lambang berupa bahasa, baik bahasa tulis maupun bahasa lisan paling banyak digunakan karena dianggap paling mampu menterjemahkan perasaan dan pikiran kepada orang lain.
Sedang media sekunder dalam komunikasi dapat dibedakan menjadi media nir massa dan media massa. Media nir massa antara lain telepon, surat, telegram. Sedang media massa berupa suratkabar, radio, televisi, film, buku, majalah, dll.
4. Penerima (Komunikan)
Adalah seseorang atau sejumlah orang yang menerima pesan dan sumber. Dilihat dari jumlahnya; maka bisa seseorang, sekelompok orang atau sekelompok besar orang yang tidak terhitung jumlahnya (massa).
5. Umpan Balik (Feedback)
Merupakan informasi yang memberitahu sumber bagaimana penerima menginterpretasikan pesan yang diterimanya. Informasi-infonmasi ini disampaikan penerima sebagai tanggapan atas pesan yang disampaikan sumber kepadanya. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai sumber untuk menilai keefektifan pesan yang disampaikannya, sehingga sumber dapat melakukan perbaikan-perbaikan atau penyesuaian-penyesuaian dalam berkomunikasi berikutnya. Umpan balik ini dapat dibedakan ke dalam:
� Umpan balik positif dan umpan balik negatif.
� Umpan balik internal dan umpan balik eksternal.
� Umpan balik langsung dan umpan balik tertunda.
6. Barier (Hambatan komunikasi)
Merupakan faktor-faktor yang menghambat dalam proses komunikasi, sehingga pesan yang disampaikan tidak cukup jelas dan terjadi destrosi dalam komunikasi. Ada beberapa hambatan komunikasi, antara lain.
� Hambatan mekanis
Yaitu faktor-faktor yang menghambat jalannya pesan secara fisik, biasanya terdapat pada media yang dipakai dalam menyampaikan pesan.
� Hambatan semantic
Yaitu hambatan yang berhubungan dengan bahasa yang digunakan dalam penyampaian pesan, sehingga terjadi perbedaan penafsiran atau salah pengertian terhadap suatu pesan yang pada akhirnya terjadi salah komunikasi diantara pihak-pihak yang berkomunikasi.
� Hambatan psikologis
Merupakan faktor-faktor dalam diri komunikan/penerima (kondisi kejiwaan seseorang) yang dapat menghambat jalanya komunikasi, seperti perasaan marah, sedih, kecewa, bingung atau prasangka terhadap orang lain yang berkomunikasi dengannya.
7. Gangguan (Noise)
Merupakan sesuatu yang mempengaruhi jalannya suatu pesan, terhalangnya proses penyampaian pesan atau yang mengganggu kamampuan pengiriman atau penerimaan pesan, sehingga pesan yang diterima komunikan berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh sumber/komunikator.
Gangguan-gangguan dalam komunikasi antara lain :
� Gangguan teknis
yaltu faktor-faktor yang mengganggu komunikasi, sehigga penerima merasakan perubahan dalam informasi atau stimulus yang sampai kepadanya.
� Gangguan statis
yaitu gangguan-gangguan yang sifatnya selalu tetap, tidak dapat ditolak dan dikontrol oleh sumber atau komunikator. Misalnya : cuaca, hujan, petir dan lain-lain.
8. Pengaruh (efek, akibat, influence)
Merupakan dampak atau pengaruh dari pesan yang disampaikan sumber/komunikator ke penerima. Komunikasi yang efektif tentu menimbulkan dampak pada penerima yang sesuai dengan tujuan dan harapan dari sumber/komunikator.
Efek atau pengaruh yang ditimbulkan antara lain :
� Efek kognitif
yaitu pengaruh pada komunikan berupa perubahan atau penambahan pengetahuan tertentu.
� Efek efektif
yaitu pengaruh pada komuikan berupa perubahan sikap dan perasaan terhadap sesuatu.
� Efek konotif/psikomotorik
yaitu pengaruh pada komunikan/penerima berupa perubahan perilaku.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
komponen merupakan sesuatu yang mutlak harus ada dalam proses komunikasi agar kemunikasi berjalan dengan efektif.
komunikasi adalah proses kegiatan pengoperan/penyampaian warta/berita/informasi yang mengandung arti dari satu pihak (seseorang atau tempat) kepada pihak (seseorang atau tempat) lain, dalam usaha mendapatkan saling pengertian.
Menurut Wwilbur Schramm, dalam suatu proses komunikasi paling sedikit harus terdiri dari 3 komponen yaitu:
� Sumber
� Pesan
� Penerima
Secara umum komponen-komponen komunikasi adalah sebagai berikut:
1. Sumber (source)
2. Pesan (message)
3. Saluran Komunikasi (channel/media)
4. Penerima (Komunikan)
5. Umpan Balik (Feedback)
6. Barier (Hambatan komunikasi)
7. Gangguan (Noise)
8. Pengaruh (efek, akibat, influence)
Daftar Pustaka:
Cangara, Hafied, 2003. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Nasrullah, Rulli, 2014. Komunikasi Antar Budaya Di Era Siber. Jakarta: Kencana
Liliweri, Alo, M.S. 2011. Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana
Effendy, Onong Uchjana, M.A, 2011. Ilmu Komunikasi Teori Dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Wursanto, Drs, Ig. 1987. Etika Komunikasi Kantor.Yogyakarta:Penerbit Kansius
http://dedhysmart.blogspot.co.id/2014/11/makalah-komponen-komunikasi.html(di posting oleh dedhy journalist, diakses pada hari Senin, 11 April 2016, pukul 17:00)
https://www.google.co.id/search?q=komponen+komunikasi+pdf&oq=komponen+komunikasi+pdf&aqs=chrome.0.69i59j69i57j69i60l3.5611j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8#(diposting oleh Elisa UGM, diakses pada hari Senin, 11 April 2016, pukul 17:30)
http://kbbi.web.id/komunikasi (diakses pada hari Selasa, 12 April 2016, pukul 20:00)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar